Tokoh Pendidikan Indonesia dan Teorinya


Tokoh pendidikan Indonesia dan teorinya adalah Ki Hadjar Dewantara sebagai tokoh pendidikan Indonesia. Ki Hadjar Dewantara adalah orang yang amat berjasa di bidang pendidikan bangsa ini. Saking berjasa sampai-sampai tanggal lahirnya menjadi hari pendidikan nasional yang diperingati setiap tahun.

Perjalanan Hidup Ki Hadjar Dewantara

Ki Hadjar Dewantara dilahirkan sebagai seorang bangsawan dari keraton Yogyakarta. Nama asli beliau adalah Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Beliau memperoleh pendidikan yang amat layak, yakni di sekolah rendah berbahasa belanda ELS selama tujuh tahun, kemudian melanjutkan pendidikan di STOVIA.

Namun, pendidikan yang dienyamnya tidak sampai tamat karena kesehatannya yang menurun. Setelah itu, Ki Hadjar Dewantara beralih profesi menjadi seorang jurnalis. Sosoknya begitu cepat dikenal lantaran memuat tulisan yang komunikatif serta pesan yang terdapat di dalam tulisannya dapat membangkitkan semangat nasionalisme pembaca. Banyak surat kabar harian yang menjadi tempat terbitnya tulisan beliau.

Tidak hanya dikenal sebagai seorang jurnalis, namun Ki Hadjar Dewantara juga dikenal sebagai seorang yang aktif dalam berorganisasi. Ketika aktif di Organisasi Budi Utomo, beliau berkenalan dengan EFE Douwes Dekker dan dr. Cipto MAngunkusumo. Lalu, ketiga cendekiawan ini mendirikan sebuah partai yang dinamakan Indische Partij.

Ki hadjar Dewantara tetap saja membuat tulisan hingga satu tulisan yang berjudul Jika Saya Seorang Belanda membuat pemerintahan Belanda kala itu menjadi marah dan mengasingkan ketiga orang ini. Ki Hadjar Dewantara ke Pulau Bangka, EFE Douwes Dekker Ke Kupang, dan dr. Cipto Mangunkusumo ke Pulau Banda. Setelah tidak memperoleh banyak manfaat, maka ketiga orang ini meminta untuk diasingkan ke negeri Belanda saja.

Keinginan tersebut dikabulkan dan mereka berkesempatan belajar di Negeri Belanda. Munculnya Tokoh Pendidikan Indonesia dan Teorinya Ki HAdjar Dewantara
Setelah mereka mengenyam pendidikan di Negeri Belanda, maka wawasan mereka mengenai pendidikan mulai terbuka. Ki Hadjar Dewantara berkeinginan mendirikan sebuah sekolah yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat dari semua kalangan. Kemudian berdirilah sekolah Taman Siswa.

Ketika kemerdekaan telah diraih, maka Ki Hadjar  Dewantara diangkat menjadi menteri pendidikan oleh Presiden Soekarno. Hingga saat ini teori yang terkenal dari tokoh ini adalah teori among yang berbunyi Ing Ngarsa Sung Tula atau di depan memberi teladan, Ing Madya Mangun Karsa atau di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa, dan Tut Wuri Handayani atau di belakang memberi dorongan.

Mudah-mudahan informasi seputar tokoh pendidikan Indonesia dan teorinya ini. Semoga bermanfaat bagi Anda semua dan menambah wawasan Anda.

Selanjutnya : Cara Mudah Menghapal Rumus Dasar Matematika
Sebelumnya: Hadits Tentang Huruf Hijaiyah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar