Tokoh-Tokoh Antropologi dan Teori yang Dikemukakannya


Adanya ilmu yang antropologi tidak terlepas dari keberadaan tokoh-tokoh antropologi di dalamnya. Masing-masing tokoh menyumbang pemikirannya untuk perkembangan ilmu antropologi itu sendiri.

Sehingga dapat dikatakan bahwa selama masih ada tokoh-tokoh yang bersedia memikirkan kelangsungan ilmu ini, maka ilmu ini akan terus bersifat dinamis. Dalam arti mudah berubah mengikuti pola kehidupan yang membudaya di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Sebenarnya ada banyak sekali tokoh di bidang antopologi. Karena artikel ini menyajikan informasi yang singkat, padat, dan jelas maka hanya ada 3 tokoh ternama di bidang antropologi yang akan diulas. Lengkap dengan teori mereka masing-masing. Berikut ketiga tokoh tersebut:

•    Malinowski dengan Teori Fungsionalisme

Salah satu tokoh ternama yang berdedikasi penuh terhadap perkembangan ilmu antropologi adalah Malinowski. Ia lahir di tahun 1884 dan tutup usia di tahun 1942. Pemikirannya yang paling populer ialah tentang teori fungsionalisme.

Dimana ada teori ini, Malinowski mengungkapkan apa sebenarnya fungsi kebudayaan manusia itu sendiri. Teori ini dihasilkan Malinowski ketika ia mencoba melakukan penelitian tentang kebudayaan penduduk di kepulauan Trobiand dan sekitarnya.

Di sana ia mengamati segala kegiatan penduduk (terutama kegiatan di sector perdagangan) berdasarkan topografi wilayah tersebut. Sehingga ia menemukan fakta bahwa sesuatu yang dilakukan manusia secara terus-menurus disesuaikan dengan keadaan topografi di wilayah tempat tinggal manusia itu sendiri.

•    A.R. Radcliffe Brown dengan Teori Struktural

Radcliffe adalah tokoh yang hidup di masa 1889-1955. Namanya mulai dikenal luas setelah idenya tentang teori structural dikemukakan.

Dimana ia menegaskan bahawa hubungan social di dalam suatu lingkungan masyarakat tidak terlepas dari adanya struktur masyarakat di tempat itu sendiri. Sehingga terbentuklah suatu jaringan antara satu individu dengan individu lainnya. Melalui idenya itu ia kembangkan menjadi sebuah karya yang diberi judul: The Andaman Islanders.

•    Edward Burnett dengan Teori Animisme

Edward Burnett meyakini bahwa agama adalah sesuatu yang bersifat paling fundamental di kehidupan setiap orang. Namun pada dasarnya, awal mula kebudayaan di muka bumi ini tidaklah mengenal adanya Tuhan atau disebut dengan animism.

Sehingga masyarakat primitif tidak melakukan pemujaan pada apapun. Dan, menganggap seluruh yang ada di langit dan di bumi adalah sama dan tidak ada yang membutuhkan perlakuan istimewa seperti apapun.

Demikian ulasan tentang tokoh-tokoh antropologi dan teorinya masing-masing.

Selanjutnya : Download Driver untuk Mengatur Kecepatan Writer Saat Burning
Sebelumnya: Download Buku Ilmiah di Perpustakaan Nasional
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar