Mengimani Keberadaan, Sifat, dan Tugas Malaikat Raqib dan Atid

Bagi umat Islam, mempercayai kebaradaan malaikat merupakan bentuk rasa ketaqwaaan dan keimanan kepada Allah SWT. Para malaikat yang berjumlah sepuluh bekerja sesuai perintah Allah SWT tanpa rasa pamrih dengan tugas berbeda. Sebagai contoh, tugas Malaikat Raqib dan Atid adalah mencatat kelakuan baik dan buruk setiap umat manusia.

Raqib Dan Atid

Malaikat Raqib dan Atid adalah dua malaikat yang setiap saat mengintai segala tingkah laku manusia. Malaikat Raqib bertugas mencatat amalan baik yang dikerjakan manusia sedangkan malaikat Atid mencatat amalan buruk yang dilakukan manusia ketika hidup di dunia. Dalam menunaikan tugasnya.

Malaikat Raqib dan Atid sangat jujur mencatat yang baik dan yang buruk tanpa mengolah, menganalisis, menyimpulkan, dan bahkan menjatuhkan vonis.
Hasil pencatatan amal manusia akan ditunjukkan secara lengkap mulai sejak lahir hingga meninggal dunia. Hal ini dapat ditunaikan malaikat berkat keistimewaan yang melekat sebagai sifat-sifat Malaikat Raqib dan Atid.

Malaikat Raqib dan Atid sanggup melaksanakan tugas seberat apapun tanpa mengeluh, bahkan selalu bertasbih kepada Allah SWT.

Sifat-sifat Raqib Atid

Sifat-sifat malaikat Raqib dan Atid adalah makhluk ghaib yang diciptakan dari cahaya (nur) dan selalu patuh kepada Allah. Selain itu, malaikat tidak berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan tetapi diberi kemampuan menjelma menjadi bentuk bermacam-macam atas seizin Allah. Kemampuan spesial Malaikat Raqib dan Atid lainnya ialah dapat menempuh jarak berapapun jauhnya dalam waktu yang singkat.

Untuk itu, sepatutnya manusia beriman kepada malaikat Allah SWT termasuk Malaikat Raqib dan Atid agar memperoleh hikmah yang besar. Manusia merupakan makhluk yang diciptakan paling mulia di banding Malaikat Raqib dan Atid serta malaikat lainnya. Namun, kadar kesyukuran dan ketaatan beribadah justru tidak sebanding dengan yang ditampilkan malaikat tersebut.

Beriman kepada Malaikat Raqib dan Atid akan menyadarkan kelemahan dan kedurhakaan yang diperbuat manusia kepada Allah SWT. Manusia merasa diawasi oleh Allah sehingga tidak berbuat sesuatu yang melanggar ajaran agama. Hal ini menunjukkan bahwa segala perbuatan dan perilaku manusia tidak luput dari pengamatan Allah SWT.

Mengimani tugas malaikat Raqib dan Atid akan mengarahkan pada sikap berhati-hati dalam bertindak dan berucap dalam setiap napas kehidupannya. Amal perbuatan saleh yang paling banyak dicatat oleh Malaikat Raqib akan menempatkan manusia ke dalam surga.

Loading...
Selanjutnya : Respon Imun Terhadap Alergi Obat
Sebelumnya: SnowBay - Permainan Air di Taman Mini Indonesia Indah
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar