Tujuan dari Pendidikan Kewarganegaraan Toleransi Beragama


Pendidikan kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah-sekolah atau bahkan di perguruan tinggi. Dalam pendidikan kewarganegaraan ini dibahas tentang hak dan kewajiban individu dan lingkungan, norma, hukum dan peraturan, politik, pemerintahan, dan hal lainnya sehingga setiap individu mampu menjadi warga negara yang baik dan taat.

Mampu melaksanakan kewajibannya dan memperoleh hak-hak sebagai warga negara. Hal yang paling penting menjadi individu yang berkarakter seperti diamanatkan dalam pancasila dan undang-undang dasar.

Pendidikan Kewarganegaraan

Tujuan dari adanya pendidikan kewarganegaraan ini adalah agar individu bertakwa dan beriman kepada Tuhan, memiliki budi pekerti dan memiliki disiplin daam berbangsa dan bernegara, dapat membela negara dan hidup bermasyarakat dengan baik. Tujuan dari pendidikan kewarganegaraan toleransi beragama juga menjadii hal yang sangat penting.

Mengapa toleransi beragama sangat penting di Indonesia ini? Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Indonesia terdiri dari berbagai wilayah dengan beranekaragam suku dan budaya. Begitu pula dengan keyakinan beragama.

Ada enam negara yang diakui secara resmi di Indonesia. Oleh karenanya untuk hidup rukun dengan masyarakat maka kita aharus menerapkan konsep toleransi beragama. Agama Islam adalah agama mayoritas yang dianut oleh warga negara Indonesa. Walaupun demikian, umat Islam harus bertoleransi terhadap agama lain yang ada dan diakui.

Nabi Muhammad juga telah mengajarkan sikap toleransi beragama ketika ia menjadi nabi dan khalifah Islam. Ia masih bersikap baik terhadap nonmuslim madinah asalkan mereka juga dapat menjaga keamanan di Madinah.

Mengingat pentingnya sikap toleransi ini maka kita harus mengajarkan anak untuk ikut aktif dalam kegiatan keorganisasian dan kegiatan formal lainnya. Lingkungan keluarga juga berperan dalam menumbuhkan sikap toleransi. Manfaat dari adanya toleransi beragama ini sangat banyak, di antaranya dengan bertoleransi beragama maka akan tercipta kerukunan antarpemeluk agama sehingga persatuan Indonesia tetap terjaga dengan baik.

Dalam kehidupan bermasyarakat pun akan lebih damai dan tenteram karena saling menghargai dan menghormati. Tujuan dari pendidikan kewarganegaraan toleransi beragama pun akan tercapai dengan baik.

Namun sikap toleransi beragama ini bukan berarti ikut campur dalam agama dan mencampuradukkan agama sendiri dengan agama yang lain. Bukan pula mengikuti tata cara peribadahan agama lain. Hanya sikap menghormati dan menghargai agama orang lain dengan membiarkannya khusuk dalam beribadah dan tidak mengganggunya.

Selanjutnya : Pembahasan Tentang Kebebasan Turis Bali
Sebelumnya: Pajak Kendaraan Bermotor Termasuk Pajak Apa?
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar