Undang-undang yang Mengatur tentang Pembunuhan Berencana


Tindak melawan hukum atau yang akrab disebut dengan tindak kriminal merupakan tindak kejahatan yang dapat merugikan orang lain, baik karena kelalaian maupun kesengajaan. Di indonesia sendiri kasus tindak kriminal selalu ditemukan setiap hari mulai dari pencurian, penjambretan, pemerkosaan, sampai pembunuhan. Dari keseluruhan tindak kriminal tersebut pembunuhan merupakan tindak melawan hukum yang sangat berat, apalagi dilakukan dengan perencanaan. Dibawah akan diuraikan mengenai undang-undang yang mengatur tentang pembunuhan berencana beserta ancaman hukuman bagi pelanggar nya.

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) telah mengatur hukuman bagi kejahatan tindak kriminal pembunuhan berencana dalam pasal 340. Bunyi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pasal 340 adalah sebagai berikut:

undang-undang

Dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana pasal 340 di atas dengan jelas seseorang yang melakukan tindak kriminal pembunuhan berencana akan dijatuhi sanksi dengan hukuman mati atau pidana seumur hidup. Tindak kejahatan pembunuhan berencana ini setidaknya memiliki empat unsur pokok.  Pertama mengandung unsur pembunuhan/ menghilangkan nyawa.

Kedua nyawa yang dimaksud dihilangkan merupakan nyawa orang lain. Ketiga dilakukan dengan kesengajaan (bukan tidak dengan kesengajaan), dan keempat dilakukan dengan perencanaan. Perencanaan yang di maksud dalam pasal ini adalah segala sesuatu yang dilakukan dengan tujuan menghilangkan nyawa seseorang, baik perencanaan waktu, tempat, maupun alat yang digunakan.

Jika di negara lain hukuman mati dilakukan dengan cara bermacam macam seperti, hukuman pancung/ penggal yang berlaku di Arab Saudi, hukuman gantung, sengat listrik/ kursi listrik, suntik mati, rajam, dan hukuman tembak. Sementara sanksi hukuman mati di Indonesia biasanya dilakukan dengan cara tembak.

Meskipun sanksi bagi tindak kriminal pembunuhan berencana dalam pasal 340 KUHP sangat jelas dan tegas, sayangnya pada akhir bunyi undang-undang tersebut merupakan hal yang meringankan pelaku pembunuhan berencana karena bisa saja sanksi yang dijatuhkan berupa hukuman pidana selama waktu yang ditentukan dan paling lama dua puluh tahun.

Dengan uraian mengenai undang-undang yang mengatur tentang pembunuhan berencana beserta sanksi di atas semoga memberikan anda pemahaman lebih tentang hukum yang berlaku di Indonesia, karena pada dasarnya bukan hanya orang-orang tertentu seperti hakim dan jaksa yang perlu tahu mengenai hukum. Kita sebagai warga negara Indonesia tentunya juga harus mengetahui hukum dan pasal yang berlaku sehingga dapat menghindarkan kita dari tindakan pelanggaran hukum.

Selanjutnya : Ungkapan Konotasi dalam Bahasa Indonesia
Sebelumnya: Undang-undang Perlindungan Konsumen Hak Konsumen
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar