Unsur-unsur Pembentuk Kebudayaan yang Ada di Bidang Kesenian


Seni tak hanya bicara soal keindahan. Ia erat kaitannya dengan suatu budaya. Sedikitnya ada sejumlah seni yang populer. Seni tari, pahat, seni rias busana, seni musik, pertunjukkan, drama, seni sastra, dan sebagainya. Dari hal tersebut, kemudian berkembang menjadi unsur-unsur pembentuk kebudayaan yang ada di bidang kesenian.

Contohnya, seni tari. Di beberapa daerah di Indonesia ada banyak sekali bermacam tari. Seperti tari piring, yang menjadi khas budaya Minangkabau, Sumatera barat. Tari gambyong tarian Surakarta yang disajikan mengawali resepsi pernikahan. Ciri khasnya, dibuka dengan gendhing pangkur. Gerak penarinya begitu elok, menyelaraskan irama kendang dan gending.

Ada banyak seni tari yang menjadi karakter suatu daerah. Seni tari tak lepas dari karakter gerak penari dan alat musik yang mengiringinya. Tari gambyong contohnya yang selalu diringi gendang, kempul, gong, dan alat musik tradisional lain.

Begitu pula dengan seni tari lain. termasuk tari perang khas suku Dayak. Bunyi-bunyian dari mulut menjadi karakter musik klasik yang mengiringi tariannya. Itu baru dari soal tari.

Dari hal tersebut mampu membentuk kebudayaan khas suatu daerah. Begitu pula dengan seni lain. Seperti seni rias busana yang menjadi pakaian adat daerah tertentu. Pakaian adat Jawa dengan khas Papua, misalnya. Sangat berbeda sekali. Masing-masing memiliki corak, karakter dan arti berbeda sesuai dengan daerahnya.

Unsur-unsur pembentuk kebudayaan yang ada di bidang kesenian, akan semakin meluas bila dibenturkan dengan kajian sosiologi, antropologi, psikologi. Berkaitan antropologi, para pakar di bidang ilmu ini sudah lama melakukan penelitian dan perhatian yang besar terhadap masalah budaya dan kesenian.

Apalagi, kesenian menjadi satu dari tujuh kebudayaan manusia. Tentu saja sifatnya sangat penting dan selalu menarik minat para pakar dan peneliti di bidang ini. Seni menjadi hal krusial yang selalu dibahas para pakar antropologi.

Melalui seni pula, mereka mampu menemukan rangkaian budaya suatu daerah atau bangsa. Sekaligus memahami bagaimana masyarakat yang terlibat dalam seni dan budaya itu menjalani hari-harinya.

Kesenian dan kebudayaan tak bisa dilepaskan. Ia selalu menempel dan menjadi karakter suatu masyarakat, dimana pun berada. Baik masyarakat tradisional maupun modern.

Sejak manusia hidup di zaman pra peradaban sampai peradaban teknologi, seni dan budaya selalu melekat. Dari seni akan membentuk suatu budaya. Sebaliknya, sebuah budaya akan memiliki suatu kesenian tertentu.

Selanjutnya : Penjelasan Proses Metabolisme Energi
Sebelumnya: Perbedaan Seri All New Avanza dan Seri Avanza Veloz
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar