Vans Off The Top Bandung Mendapat Gugatan

Vans Off The Top Bandung merupakan merk tiruan dari merk sepatu asli yang bernama ‘Vans Off The Wall’. Karena kemiripan nama merk inilah akhirnya pabrik sepatu merk Vans Off The Top harus menghadapi gugatan dari pihak perusahaan Vans yang asli.

Vans Inc yang merupakan perusahaan raksasa sepatu Amerika Serikat ini menggugat Kim Sung Soo. Kim Sung Soo adalah pengusaha lokal asal Tangerang yang memiliki pabrik Vans Off The Top Bandung. Penggugatan ini didasari karena produk sepatunya memiliki persamaan dengan produk Vans yang asli, baik dari unsur nama merk, kesamaan bentuk, serta tulisan atau kombinasi yang digunakan. Tergugat Kim Sung Soo memang telah mendaftarkan merk Vans pada tanggal 21 Maret 2007 dalam kategori kelas 18, dan itu telah memancing kegeraman dari pihak Vans Inc.

Loading...

Dalam sidang gugatan Hak Merk, diketahui bahwa Kim Sung Soo telah mendaftarkan lima merk Vans, yaitu IDM000113990, IDM000108582, IDM000188574, IDM000135960, serta IDM000135962. Kelima merk tersebut telah didaftarkan pada Direktorat Merk Ditjen Hak Kekayaan Intelektual Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Penggugat, dalam kasus ini adalah perusahaan Vans Inc, meminta agar pengadilan membatalkan kelima merk serta logo yang telah didaftarkan tersebut.

Berdasarkan nama merk dan kesamaan bentuk itulah, Vans Off The Top Bandung dikatakan hanya ingin mendompleng nama pada Vans Off The Wall yang memang lebih dulu terkenal. Penggunaan nama merk yang sama dikhawatirkan dapat mengecoh pembeli.

Pihak pengadilan pun mengabulkan sepenuhnya gugatan pihak Vans Inc. Pabrik Vans Indonesia akhirnya harus mengganti merk serta membayar denda atas biaya persidangan. Sudah bukan hal yang aneh lagi bila di negara ini masih ada oknum-oknum tertentu yang sengaja memanfaatkan ketenaran suatu produk. Padahal sudah jelas perundang-undangannya bahwa penggunaan merk dagang yang sama atau menyerupai merk dagang lain yang sudah ada sebelumnya, itu masuk dalam kategori pelanggaran hukum yang bisa dipidanakan.

Undang-undang tentang merk dagang ini diatur dalam Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merk. Dan secara jelasnya, pelanggaran karena menggunakan merk dagang yang sama dengan merk dagang sebelumnya diatur dalam BAB IX  Pasal 76, yaitu : Oknum-oknum tersebut mungkin tidak berpikir jauh bahwa apa yang sudah merka lakukan dengan memalsukan produk itu bisa merugikan konsumen, sekaligus perusahaan dari produk yang merka palsukan.

Adanya banyak pemalsuan merk ini membuat kita sebagai konsumen harus lebih jeli dalam memilih barang yang hendak kita beli. Akhirnya, keputusan pun tetap di pihak pembeli, mau pilih Vans Off The Wall dengan kualitas yang tak diragukan lagi, atau Vans Off The Top Bandung?

Loading...
Selanjutnya : Liga Muslim dan Konstitusi Liga Muslim 1940
Sebelumnya: Pendalaman Konsep Memimpin
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar