Virus Mematikan Dengan Gejala Seluruh Badan Menjadi Kaku

Virus mematikan dengan gejala seluruh badan menjadi kaku ialah salah satu gejala dari penyakit distemper atau juga disebut dengan radang usus jahat. Virus ini menyerang usus hingga menjadi rusak.

Distemper biasa menimpa hewan peliharaan termasuk juga kucing dan anjing. Tingkat penularan dari virus ini hanya pada sesama hewan saja misalnya kucing dengan kucing lain dan anjing dengan anjing lainnya. Namun virus ini bisa mengakibatkan kondisi yang parah bahkan sangat fatal yang bisa berujung dengan kematian.

Loading...

Penyebaran Virus

Penyebaran virus ini melalui medium udara , minuman dan makanan yang telah terkontaminasi. Apabila di dalam satu rumah ada satu anjing atau kucing saja yang terkena distemper maka seluruh kotoran, air liur, muntahan dan kencing dari hewan ini akan mengandung virus. Hal ini bisa menyebabkan tertularnya kucing atau anjing lain yang masih sehat.

Tanda-tanda virus ini mulai menyerang ialah kucing tidak nafsu makan. Ada beberapa kondisi, kucing akan melakukan puasa namun ada juga kucing yang terkena virus in menjadi lebih lelah dan lesu secara berlebihan. Penyebab gejala atau tanda-tanda ini adalah demam yang sangat tinggi. Lalu ia akan muntah dan badan menjadi kaku.

Hal ini karena adanya kerusakan usus yang disebabkan oleh virus sehingga membuat hewan menjadi kesakita. Ada kalanya disertai dengan gejala diare. Gejala lain distemper ialah kucing yang masih bisa berjalan akan mencari tempat yang lebih dingin misalnya saja kamar mandi. Ia akan Nampak seperti ingin minum namun tidak dapat minum. Mungkin ia bisa minum namun ia akan muntah lagi setelah minum.

Untuk melakukan pencegahan, bisa dilakukan dengan memberikan vaksinasi panleukopenia. Kucing yang sudah bisa diberi vaksin ini umurnya sekitar 8 hingga 16 minggu. Intervalnya ialah 4 minggu. Disarankan juga untuk mengulangi vaksinasi dalam periode satu tahun sekali.

Untuk kucing yang umurnya 6 bulan atau bahkan lebih bisa langsung diberi vaksin lalu sudah bisa diulang dalam satu tahun sekali. Pencegahan virus ini yang lain ialah menjaga kebersihan pada semua tempat seperti kain, tempat minum atau tempat lain yang telah terkontaminasi dengna virus. Bisa dibersihkan dengan memberikan cairan desinfektan.

Virus mematikan dengan gejala seluruh badan menjadi kaku ini wajib diketahui oleh para pemelihara hewan. Hal ini untuk menanggulangi terkena virus ini.

Loading...
Selanjutnya : Peternak Burung Kenari Daerah Pekalongan
Sebelumnya: Membuat Sketsa Gambar Bunga Matahari
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar