Waktu yang Baik untuk Shalat Hajat


Selain shalat wajib lima waktu, ada beberapa macam shalat sunnah yang dikerjakan sesuai dengan tata cara dan alasan serta waktu tersendiri. Di antaranya adalah shalat sunnah hajat. Waktu yang baik untuk shalat hajat tidak ditentukan harus pada jam khusus. Namun, ada dua waktu yang terlarang untuk melakukan shalat yaitu usai shalat Ashar dan usai shalat shubuh hingga matahari meninggi.

Biasanya, shalat hajat dilakukan untuk orang-orang yang memiliki hajat atau keinginan tersendiri. Misalnya bagi mahasiswa, mereka memiliki hajat untuk segera menyelesaikan skripsinya dengan cepat tanpa banyak kendala. Maka mereka boleh melakukan shalat hajat di berbagai waktu, baik siang maupun malam hari, sesuai kesempatan dan waktu luang mereka.

Bagi seorang pemuda yang memiliki hajat ingin mendapat pekerjaan yang diidamkan, dianjurkan melaksanakan shalat hajat sebagai salah satu bagian dari ikhtiar secara rohani. Yang harus diingat adalah, hajat yang mereka miliki itu tak menyalahi syar’i atau tak melanggar aturan Allah SWT. Misalnya saja, bagi seorang pemuda yang menginginkan wanita yang telah menjadi istri orang lain untuk menikah dengannya. Itu jelas bukan hal yang dibolehkan dalam agama.

Tata cara melakukan shalat hajat hampir sama sebagaimana shalat sunnah atau shalat wajib. Minimal rakaat yang dilakukan adalah dua rakaat, sedangkan maksimalnya adalah dua belas rakaat. Tidak dianjurkan melakukan shalat hajat dengan berjamaah. Lakukanlah sendirian saja. Niat boleh dilakukan dalam hati saja atau dilafazkan perlahan. Boleh dengan bahasa Arab, atau bahasa Indonesia sebab Allah Maha Mengetahui dan Mengerti.

Nah, usai shalat, lakukan dzikir sebagaimana biasanya, lalu berdoalah dengan penuh harapan dan kerendahan hati meminta hajat yang Anda miliki pada Allah SWT. Ada doa khusus seusai shalat hajat yang dapat Anda lakukan. Namun bila tak hafal, Anda boleh melafalkannya sembari membaca di buku Tata Cara Shalat.

Hal yang perlu ditanamkan dalam hati adalah kesabaran menunggu saat terbaik yang diridoi Allah SWT untuk mengabulkan hajat Anda. Jangan memaksa-maksa dalam berdoa, sebab Allah SWT bukan pesuruh kita. Tetaplah sabar dalam memohon dan melakukan shalat Hajat, sampai hajat tersebut terkabul.

Jadi, waktu yang baik untuk shalat hajat adalah kapan pun selain 2 dua waktu yang terlarang. Sabar dan tetaplah berikhtiar hingga hajat Anda terkabul.

Selanjutnya : Cara Menghindari Jerawat Batu
Sebelumnya: Tips Memilih Aneka Makanan Sehat
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar