Wilayah Penyebaran Ajaran Agama Islam oleh Walisongo


Agama Islam diperkirakan masuk ke Indonesia pada abad ke-13. Awalnya, penyebarannya dibawa oleh para pedagang dari Gujarat, India. Ada pula penyebaran yang dilakukan oleh para pedagang Muslim dari Tiongkok, Cina. Setelah itu, Islam mulai menyebar ke seluruh Nusantara, termasuk pulau Jawa. Di Pulau Jawa ini, agama Islam dibawa oleh Walisongo. Beberapa daerah di Jawa diketahui sebagai wilayah penyebaran ajaran agama Islam oleh Walisongo.

Walisongo atau sembilan wali yang terdiri atas Sunan Gresik, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Drajat, Sunan Giri, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, dan Sunan Gunung Djati ini menyebarkan agama Islam ke sejumlah wilayah di Jawa, sehingga lama-kelamaan ajaran agama ini akhirnya menyebar ke seluruh Jawa.

Keberadaan Walisongo dalam menyebarkan ajaran agama Islam mudah diterima oleh masyarakat setempat. Hal ini disebabkan mereka melakukannya dengan penuh toleransi terhadap masyarakat yang dulu masih menganut agama Hindu, agama resmi Kerajaan Majapahit. Karena raja Majapahit sangat menerima dengan tangan terbuka, para Walisongo pun begitu menghormati raja. Bahkan, salah satu di antara mereka, dikabarkan tidak mau mengonsumsi daging sapi (yang dianggap keramat oleh umat Hindu) demi menghormati keyakinan raja.

Selain itu, metode dakwah yang dilakukan oleh para wali juga unik dan mudah diterima oleh masyarakat. Selain mendirikan pesantren dan masjid, para wali juga menggunakan budaya Jawa untuk menyebarkan Islam, misalnya dengan memakai wayang atau tembang Jawa.

Penyebaran ajaran agama Islam di Jawa awalnya dilakukan di Gresik oleh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik) bersama putranya, Sunan Ampel. Lalu, Sunan Ampel melanjutkan penyebaran Islam ke Surabaya. Penyebaran Islam di Gresik juga dilakukan oleh Sunan Giri. Lalu, ada Sunan Bonang yang menyebarkan Islam di Tuban. Di Tuban inilah, Sunan Kalijaga menyiarkan agama Islam.

Selain itu, putra Sunan Ampel, yaitu Sunan Drajat meneruskan dakwah ke Lamongan. Selain daerah-daerah Jawa Timur tersebut, ajaran juga dilakukan di Jawa Barat, yaitu di Cirebon oleh Sunan Gunung Djati. Lalu salah seorang muridnya, yaitu Sunan Kudus berkelana untuk menyebarkan Islam di Kudus dan Jawa Tengah, yang kemudian diteruskan oleh putranya, Sunan Muria.

Demikianlah penjelasan mengenai wilayah penyebaran ajaran agama oleh Walisongo yang dapat menjadi gambaran Anda tentang penyebaran ajaran Islam di Indonesia. Semoga hal ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan pembaca.

Selanjutnya : Wangi Parfum yang Segar, Cocok Untuk Anda yang Dinamis
Sebelumnya: Wacana Tentang Etika Kehidupan Sehari-hari
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar