Yang Dimaksud Kualifikasi Pewawancara


Memasuki dunia kerja, seseorang dituntut profesional. Tak hanya CV ataupun surat lamaran kerja yang menarik minat bagian SDM atau sumber daya manusia di setiap perusahaan, kemampuan Anda dalam berwawancara pun akan mendapat point penting. Yang dimaksud kualifikasi pewawancara adalah seseorang yang mendapat tugas untuk melakukan sesi wawancara kerja terhadap calon pekerja.

Seorang pewawancara yang baik, pastinya telah menyiapkan daftar pertanyaan bagi para calon pekerja. Tentu daftar pertanyaan disesuaikan dengan posisi yang dilamar.

Biasanya seorang pewawancara juga akan bertindak sesuai dengan posisi apa yang dilamar oleh calon pekerja. Misalnya, untuk jabatan supervisor ke atas, biasanya pewawancara akan datang menemui calon pekerja dan mengajaknya ke ruang wawancara.

Obyektif dan Profesional

Seorang pewawancara kerja dituntut untuk obyektif dan profesional. Yang dimaksud kualifikasi pewawancara ini adalah tak ada kepentingan pribadi ketika menerima calon pegawai. Artinya, pewawancara kerja memang benar-benar bekerja secara profesional tanpa memandang siapa yang datang melamar. Perlakuan terhadap calon pekerja yang satu dengan yang lainnya harus adil.

Ada banyak sekali pewawancara yang beranggapan bahwa yang memerlukan pekerjaan adalah calon pekerja. Mereka beranggapan seperti itu karena banyaknya pelamar yang datang ke perusahaan.

Padahal justru sebaliknya. Hasilnya, banyak pewawancara kerja yang bersikap seenaknya dan masa bodoh sehingga tak jarang membuat para calon pekerja merasa jengkel.

Oleh sebab itu, jelas sekali seorang pewawancara haruslah orang yang mengerti dan faham betul mengenai rekrutmen dan seleksi kerja. Pewawancara pun bisa melihat dan menilai calon pekerja sejak pertemuan pertama berdasarkan CV dan surat lamaran pekerjaan yang ditulisnya.

Aturan Wawancara

Seorang pewawancara harus mengetahui aturan wawancara yang sopan. Mulai dari saat pewawancara menyambut langsung calon, mempersilahkan duduk, berkenalan singkat, menawarkan minuman, dan saling bertukar kartu nama. Pengantar pembukaan juga sangat penting dalam menciptakan kesan baik dari calon pekerja.

Pengantar pembukaan wawancara biasanya ucapan selamat datang. Ucapan terima kasih karena sudah tertarik bergabung di perusahaan. Pernyataan harapan pewawancara akan terciptanya dialog dan diskusi yang terbuka. Pernyataan singkat tentang proses seleksi wawancara, memberitahukan waktu lamanya wawancara, pertanyaan tentang pengalaman kerja, dan sebagainya.

Seorang pewawancara yang baik bisa mengendalikan proses wawancara tetapi tidak memonopoli pembicaraan. Pewawancara pun tak terlalu berbicara banyak dan memberikan kesempatan bagi calon pekerja mengungkapkan visinya bergabung di perusahaan. Demikian beberapa point mengenai bahasan yang dimaksud kualifikasi pewawancara kerja.

Selanjutnya : Contoh Program Aplikasi dari Multimedia
Sebelumnya: Daftar Harga Kelinci Angora Anak/Induk
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar