Yang Terjadi Akibat Cacing Kremi

Cacing kremi adalah sejenis parasit yang sangat suka berdiam dan berkembang biak di dalam pencernaan manusia, khususnya usus dan anus. Cacing ini memang suka menghinggapi makhluk hidup lain lalu tinggal dan berkembang biak di dalam organ makhluk tersebut.

Khusus pada manusia, yang terjadi akibat cacing kremi jika dihinggapi telur cacing tersebut adalah dalam kurun waktu dua sampai enam minggu korban akan terinfeksi cacing kremi yang dalam lazim disebut dengan penyakit cacing kremi.

Seperti yang telah dijelaskan, seseorang yang tertular telur cacing kremi akan terinfeksi penyakit ini dan mulai menunjukkan tanda-tandanya setelah dua atau enam minggu.

Hal ini disebabkan karena dalam kurun waktu teresebut merupakan waktu proses menetas telur cacing kremi. Orang yang sudah terinfeksi akan mengalami gejala cacingan pada umumnya seperti berikut.

1. Sering merasa gatal yang menjalari daerah anus

Cacing kremi betina senang sekali meletakkan telurnya di tempat yang kotor dan lengket. Maka dari usus besar, cacing tersebut menuju anus untuk bertelur. Aktivitas telur tersebut yang menyebabkan rasa gatal yang teramat sangat hingga telur tersebut menetas.

2. Menurunnya nafsu makan

Sebagai parasit tentu salah satu keahlian cacing kremi adalah mengambil makanan dari makhluk hidup yang dihinggapinya.

3. Kesulitan tidur di malam hari

Cacing ini sangat suka beraktivitas di malam hari, sehingga mengganggu sistem organ terutama pencernaan yang seharusnya beristirahat.

Khusus pada penderita anak-anak, selain ciri-ciri tersebut biasanya juga disertai dengan tanda-tanda berikut ini.

1. Menurunnya bobot tubuh

2. Intensitas mengompol meningkat

3. Menjadi lebih aktif

4. Menjadi lebih pemarah

5. Dan lain-lain

Meski kelihatan sepele, penyakit yang terjadi akibat cacing kremi sangat mengganggu dan dapat menimbulkan gizi buruk bagi anak-anak. Meski penyakit ini sangat mudah disembuhkan dan tidak membutuhkan perawatan intensif oleh dokter, namun pencegahan adalah yang lebih utama.

Menjaga kebersihan diri dan lingkungan sangat penting terutama jika memiliki bayi dan balita. Menjaga asupan gizi dan obat pencegah infeksi cacing juga tidak boleh diabaikan.

Namun harus pula diingat, jika sudah terlanjur terinfeksi sebisa mungkin menghindari penularan parasit itu kepada orang lain, karena yang terjadi akibat cacing kremi merupakan penyakit yang mudah menular. Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati?

Selanjutnya : Produk Centrin Internet
Sebelumnya: Yang Terjadi Apabila Antivirus Avast Tidak Diupdate
 

Artikel Menarik Lainnya

Komentar

Loading...